SEJARAH PERKEMBANGAN PUG-PU DARI 2001 - 2014

 

Sebagai tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2000 tentang Pengarusutamaan Gender dalam Pembangunan Nasional. Pada tanggal 18 Juli 2001, Departemen Permukiman Prasarana Wilayah (Kimpraswil) melalui Strategi Kimpraswil For All telah melengkapi struktur organisasinya dengan mengeluarkan Surat Keputusan Menteri Kimpraswil Nomor 410/KPTS/M/2001 tentang Pembentukan Balai Pemberdayaan Kimpraswil Jakarta, Pusat Pengembangan Peran Masyarakat, Badan Pengembangan Konstruksi dan SDM (BPK-SDM) serta tugas pokok dan fungsi Unit Kerjanya masing-masing dan berperan sebagai sarana pembelajaran masyarakat umum di Bidang Kimpraswil. Untuk mendukung hal ini, BPK-SDM bertindak sebagai Secretariat Focal Point Pengarusutamaan Gender dalam berbagai kebijakan, program, proyek dan kegiatan pembangunan Bidang Kimpraswil.

Kemudian, pada tahun 2004 telah dikeluarkan Surat Keputusan Menteri Kimpraswil Nomor 11/KPTS/M/2004 tentang Pembentukan Tim Penyusun Pedoman Penyelenggaraan Pembangunan Bidang Kimpraswil yang responsif gender. Selanjutnya, Tim Penyusun yang disyahkan melalui SK Menteri Kimpraswil Nomor 160/KPTS/M/2004, menghasilkan Pedoman   Penyelenggaraan Pembangunan Bidang Kimpraswil yang responsif gender dengan SK Menteri Kimpraswil Nomor 320/KPTS/M/2004.

Seiring dengan adanya perubahan struktur organisasinya tahun 2005, Kementerian Kimpraswil berubah menjadi Departemen Pekerjaan Umum. Kondisi ini mengubah struktur organisasi Pengarusutamaan Gender dalam Kementerian/Lembaga. Dengan perubahan struktur ini, kegiatan terkait gender di Departemen PU sempat vakum selama 2 tahun (tahun 2005 – 2007). Maka pada tahun 2007, dibentuk Tim PUG – PU berdasarkan SK. Sekjen. PU Nomor  25/KPTS/SJ/2007. Yang ditindaklanjuti dengan pertemuan pada 19 Mei 2008, untuk merevisi SK. Sekjen. PU Nomor  25/KPTS/SJ/2007, sehubungan dengan  alih tugas yang terjadi di Departemen PU. Pertemuan ini menghasilkan Keputusan Bersama, yaitu :

a. Revisi SK. Sekjen. Nomor  25/KPTS/SJ/2007. Dalam revisi diusulkan penambahan Anggota Tim Pelaksana dengan tujuan untuk meningkatkan kelancaran kegiatan.

b. Pembentukan Tim Kelompok Kerja (Pokja), terdiri dari wakil-wakil Satminkal, namun belum dikukuhkan dengan SK. Tim Pokja, terdiri dari :

-POKJA   I : Penyusunan Kegiatan Pro Gender dan Pelatihan PUG Bidang ke-PU-an

-POKJA II  :  Sosialisasi Kegiatan Pro Gender Bidang ke-PU-an

-POKJA III :  Penelitian Infrastruktur PU Pro Gender

-POKJA IV : Pembuatan Model Fasilitas Tempat Penitipan Anak dan Tempat Menyusui.

c. Jadwal Kerja. Masing-masing POKJA sepakat untuk menyusun jadwal kerja terpadu, agar tercapai sasaran secara efisien dan efektif, serta tidak terjadi tumpang tindih kegiatan.

d. Lokasi Sekretariat Tin PUG-PU. Untuk sementara ini, ruang sekretariat berada di Sub Dit. Pembinaan Perencanaan Tata Ruang Provinsi dan Kabupaten, Direktorat Penataan Ruang Wilayah II, Gedung G - II Lantai 3.

Pada Hari Bakti Departemen Pekerjaan Umum ke – 63 tanggal 18 Desember 2008, Menteri PU mencanangkan komitmen dalam peningkatan implementasi Pengarusutamaan Gender Bidang Pekerjaan Umum (PUG-PU). Sebagai tindak lanjut komitmen Departemen PU terkait pengarusutamaan gender, pada 11 Mei  2009, disyahkan SK. Menteri PU Nomor  363/KPTS/M/2009 tentang Pembentukan Tim Pengarusutamaan Gender (PUG) Departemen PU, untuk menggantikan SK. Sekjen. Nomor  25/KPTS/SJ/2007. Tim PUG-PU terdiri dari :

 I.Pengarah : Sekretaris Jenderal Dept. PU dan Staf Ahli Menteri PU Bidang Hubungan Antar Lembaga ( Eselon I )

II.Tim Pelaksana, yang di Ketuai oleh Direktur Penataan Ruang Wilayah II ( Eselon II), Ditjen. Penataan Ruang. Wakil Ketua I : Kepala Biro PKLN dan Wakil Ketua II : Kepala Puslitbang Sebranmas ( Eselon II), dengan Anggota       dari masing-masing Unit Organisasi Departemen PU.

III.Pendukung Tim Pelaksana, yaitu Eselon III dan IV : Biro PKLN, Puslitbang Sebranmas dan Wakil-wakil  Unit Organisasi Direktorat Jenderal Teknis.

IV.Kelompok Kerja  I  , Sub Bidang Sumber Daya Air

V.Kelompok Kerja  II , Sub Bidang Jalan dan Jembatan

VI.Kelompok Kerja III , Sub Bidang Permukiman

VII.Kelompok Kerja IV , Sub Bidang Penataan Ruang

VIII.Kelompok Kerja  V , Sub Bidang Pembinaan Jasa Konstruksi. Kelompok Kerja tersebut masing-masing diketuai oleh Eselon II yang menangani program. 

 IX.Sekretariat Pengarusutamaan Gender, yang diketuai oleh Pejabat Non Struktural.

Tugas Tim Pelaksana PUG-PU sebagai berikut :

1.Merumuskan kebijakan dan strategi Bidang ke-PU-an yang responsif gender;

2.Menyusun perencanaan, pemrograman dan penganggaran bidang ke-PU-an yang responsif gender (ARG) untuk diimplementasikan mulai tahun 2010;

3.Melakukan fasilitasi , pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program PUG-PU yang dilaksanakan oleh masing-masing POKJA;

4.Melaksanakan kegiatan kehumasan;

5.Menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan. 

Dalam melakukan tugasnya Tim Pelaksana dibantu oleh Pendukung Tim Pelaksana dan Sekretariat PUG-PU. Selanjutnya, untuk mengantisipasi/ mengakomodasi perkembangan alih tugas dan fungsi serta meningkatkan koordinasi antar Unit Organisasi, di syahkan SK. Menteri PU Nomor  134/KPTS/M/2011, yang terdiri dari :

I.Pengarah : Sekretaris Jenderal Kementerian PU dan Staf Ahli Menteri PU Bidang Hubungan Antar Lembaga ( Eselon I )

II.   Tim Pelaksana, yang di Ketuai oleh  Kepala Biro PKLN,  Wakil Ketua I : Direktur Bina Program dan Kemitraan, Ditjen. Penataan Ruang, Wakil Ketua II : Kepala Puslitbang Sosekling, Balitbang ( Eselon II), dan Sekretaris :       Kabag. Perencanaan Umum, Biro PKLN dengan Anggota dari masing-masing Unit Organisasi Kementerian PU.

III.  Unit Sekretariat, yang di Ketuai oleh Kabag. Perencanaan dan Kerjasama, Sekretariat Balitbang, Wakil Ketua Tenaga Ahli Gender PMU - SNVT Pengembangan, Penegndalian dan Pelaksanaan Pekerjaan Strategis Bidang PU       lainnya, Setjen. PU; dengan Anggota dari masing-masing Unit Organisasi Kementerian PU.

IV.  Kelompok Kerja :

A.Kelompok Kerja I, Perencanaan

B.Kelompok Kerja II, Sub Bidang Sumber Daya Air

C.Kelompok Kerja III, Sub Bidang Bina Marga

D.Kelompok Kerja IV, Sub Bidang Cipta Karya

E.Kelompok Kerja V, Sub Bidang Penataan Ruang

F.Kelompok Kerja VI , Sub Bidang Pembinaan Konstruksi

Dengan struktur organisasi PUG-PU yang disesuaikan dengan perkembangan kebutuhan dan didukung oleh koordinasi dan komitmen para pejabat beserta seluruh jajarannya, diharapkan kinerja kegiatan PUG pada umumnya dan PUG-PU khususnya akan lebih baik dan terjadi peningkatan, hal ini telah terbukti dengan diperolehnya Anugerah Parahita Ekapraya (APE) berturut-turut pada tahun 2008 Tingkat Pratama, tahun 2009 dan 2010 Tingkat Madya, pada tahun 2011- 2013 Tingkat Utama dan pada tahun 2014 Tingkat Mentor. red

 

 

 

Event

PUG Kementerian PU menyelenggarakan Seminar Be The Best At Work and Be The Best In Family. more